Visi Dan Misi

  VISI

Terwujudnya Kalimantan Timur sebagai daerah tujuan pariwisata yang berdaya saing menuju masyarakat sejahtera.

Penjelasan Visi:

·   Terwujudnya kalimantan timur sebagai daerah tujuan pariwisata yang berdaya saing adalah menggambarkan suatu semangat untuk mengelola kepariwisataan kalimantan timur yang memiliki keunggulan komparatif dari aspek pengelolaan dan tujuan wisata sehingga dapat bersaing dengan daerah lain yang lebih maju serta dapat bersaing dalam tataran lingkungan global.

·       Menuju masyarakat sejahtera mengandung arti pengelolaan kepariwisataan kalimantan timur yang profesional diayakini dapat meningkatkan PDRB sektor pariwisata sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kalimantan timur.

 

MISI

Untuk mewujudkan visi tersebut maka disusun 4 (empat) misi sebagai berikut :

·       Mewujudkan daerah tujuan pariwisata Kalimantan Timur yang berdaya saing.

Penjelasan:

Misi ini bertujuan untuk  meningkatkan kepariwisataan kalimantan timur yang berdaya saing. Untuk meningkatkan daya saing kepariwisataan kalimantan timur diperlukan perbaikan-perbaikan  terhadap tata kelola kepariwisataan, obyek wisata, pemasaran pariwisata dan sarana prasarana pariwisata.  Keberhasilan misi ini ditandai oleh: meningkatya jumlah obyek wisata yang bertaraf internasional, nasional dan regional/lokal; meningkatnya kunjungan wisatawan ke kalimantan tiimur baik oleh wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara;  meningkatnya sarana dan prasarana pariwisata; meningkatnya pemasaran pariwisata serta terwujudnya destinasi wisata  berbasis ecotourism dan kearifan lokal. Untuk mewujudkan destinasi wisata  berbasis ecotourism dan kearifan lokal dalam lima tahun kedepan akan dibangun/dikembangkan destinasi wisata yang berbasis kearifan lokal serta dibangun wahana rekreasi bertaraf nasional.

 

·    Meningkatkan industri pariwisata Kalimantan Timur sebagai penopang perekonomian daerah.

Penjelasan :

Industri pariwisata kalimantan timur harus dikelola secara profesioanal sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatatawan baik wisatatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Meningkatnya kunjungan wisatawan yang tinggi akan berdampak positif pada peningkatan PDRB sektor pariwisata. Dengan demikian sektor pariwisata menjadi salah satu penopang perekonomian daerah. Upaya-upaya yang diperlukan untuk mencapai keberhasilan misi ini antara lain: meningkatkan jumlah usaha pariwisata yang terdiri dari transportasi pariwisata, tour guide, mice, biro perjalanan wisata, agen perjalanan wisata; meningkatkan Jumlah usaha sarana pariwisata (akomodasi, restoran/rumah makan, dan lainnya); meningkatkan Jumlah pelatihan pelaku ekonomi kreatif daerah berbasis IPTEK serta meningkatkan kontribusi sektor pariwisata.

 

·      Meningkatkan seni dan budaya sebagai karakter jati diri dan pemersatu bangsa.

Penjelasan :

Misi ini memiliki tujuan strategis, yaitu menggali, melestarikan, mengembangkan serta meningkatnya seni dan budaya sebagai karakter jati diri dan pemersatu bangsa. Upaya-upaya yang diperlukan untuk mencapai keberhasilan misi ini antara lain: meningkatkan Jumlah benda, situs dan kawasan cagar budaya yang dilestarikan; meningkatkan jumlah sarana dan lembaga seni dan budaya (sanggar, yayasan); meningkatkan jumlah penyelenggaraan festival seni dan budaya (internasional, nasional, lokal); meningkatkan jumlah film yang diproduksi di Kalimantan Timur; meningkatkan jumlah cerpen cerita rakyat yang didokumentasi dan meningkatkan industri ekonomi kreatif yang berbasis seni dan budaya.

 

·  Meningkatkan penyelenggaraan kebudayaan dan pariwisata yang profesional dan akuntabel.

Penjelasan :

Dalam rangka mendukung tugas pokok dan fungsi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang mengemban urusan penyelenggaraan kebudayan dan pariwisata diperlukan dukungan operasional yang andal terhadap  pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, aset, kepegawaian dan fungsi perencanaan SKPD sehingga dapat berkontribusi terhadap tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Pengelolaan keuangan SKPD harus dikelola sesuai asas umum pengelolaan keuangan daerah yang baik, yaitu dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan azas keadilan, kepatutan, dan manfaat untuk masyarakat.

Keberhasilan misi ini ditandai dengan semakin meningkatnya akuntabilitas pengeloaan keuangan, aset dan kepegawaian SKPD serta meningkatnya akuntabilitas kinerja Disbudpar.  Upaya-upaya yang diperlukan untuk mencapai kebehasilan misi ini adalah meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur, meningkatkan sarana prasarana aparatur, meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan dan aset SKPD, meningkatkan kinerja SKPD, meningkatkan kualitas pengelolaan kepegawaian dan perencanaan serta meningkatkan penyerapan anggaran SKPD.

 

TUJUAN DAN SASARAN JANGKA MENENGAH

1.       TUJUAN

Berdasarkan misi yang telah diuraikan di atas maka telah ditetapkan 5 (lima) tujuan strategis sebagai berikut:

a.       Meningkatnya kepariwisataan kalimantan timur yang berdaya saing.;

b.      Meningkatnya industri pariwisata sebagai penopang perekonomian daerah;

c.       Menggali, melestarikan, mengembangkan serta meningkatnya seni dan budaya sebagai karakter jati diri dan pemersatu bangsa;

d.      Meningkatnya akuntabilitas pengelolaan keuangan, aset dan kepegawaian  Disbudpar; dan

e.      Meningkatnya akuntabilitas kinerja Disbudpar.

 

SASARAN JANGKA MENENGAH

Berdasarkan 5 (lima) tujuan yang telah ditetapkan maka dirumuskan sasaran-sasaran sebagai penjabaran dari tujuan dengan uraian sebagai berikut:

a.        Tujuan meningkatnya kepariwisataan kalimantan timur yang berdaya saing  dijabarkan menjadi lima sasaran strategis, yaitu:

1)      Meningkatnya jumlah obyek wisata;

2)      Meningkatnya pemasaran pariwisata;

3)      Meningkatnya prasarana dan sarana obyek wisata;

4)      Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kalimantan Timur; dan

5)      Terwujudnya destinasi wisata  berbasis ecotourism dan kearifan lokal.

b.     Tujuan meningkatnya industri pariwisata sebagai penopang perekonomian daerah dijabarkan menjadi dua sasaran streategis, yaitu:

1)      Meningkatnya usaha jasa dan sarana pariwisata;

2)      Meningkatnya kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB.

c.        Tujuan menggali, melestarikan, mengembangkan serta meningkatnya seni dan budaya sebagai karakter jati diri dan pemersatu bangsa dijabarkan menjadi dua sasaran strategis, yaitu:

1)      Meningkatnya Pengembangan budaya di Kalimantan Timur;

2)      Meningkatnya industri ekonomi kreatif yang berbasis seni dan budaya.

Tujuan meningkatnya akuntabilitas pengelolaan keuangan, aset dan kepegawaian  Disbudpar dijabarkan menjadi tiga sasaran strategis, yaitu:

 

d.      Tujuan meningkatnya akuntabilitas pengelolaan keuangan, aset dan kepegawaian  Disbudpar dijabarkan menjadi tiga sasaran strategis, yaitu:

1)      Meningkatnya akuntabilitas pengelolaan keuangan Disbudpar;

2)      Meningkatnya akuntabilitas pengelolaan aset dan kepegawaian Disbudpar; dan

3)      Meningkatnya Kapasitas Aparatur.

e.         Tujuan meningkatnya akuntabilitas kinerja Disbudpar dijabarkan menjadi tiga sasaran strtategis, terdiri:

1)      Meningkatnya kualitas perencanaan Disbudpar;

2)      Meningkatnya kinerja Disbudpar; dan

3)      Meningkatnya Pelayanan Administrasi Perkantoran.

 

 

STRATEGI DAN KEBIJAKAN

Untuk mencapai tujuan dan sasaran telah ditetapkan strategi yang terdiri dari kebijakan dan program dengan uraian sebagai berikut:

Sasaran

Strategi

Kebijakan

Program

Meningkatnya jumlah obyek wisata

Meningkatkan daya saing obyek wisata yang bertaraf internasional, nasional dan regional/lokal melalui peningkatan kwantitas dan kualitas obyek wisata di kalimantan timur

Program Pengembangan Destinasi Pariwisata

Meningkatnya pemasaran pariwisata

Meningkatkan mutu pemasaran baik yang dilaksanakan di dalam negeri maupun luar negeri secara intensif dan pro pasar

Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata

Meningkatnya prasarana dan sarana obyek wisata

Meningkatkan kwantitas dan kualitas sarana prasarana pariwisata secara terus menerus

Program Pengembangan Destinasi Pariwisata

Mewujudkan sistem informasi kepariwisataan kaltim dan melakukan updating database kepariwisataan kalim yang terkini

Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kalimantan Timur

Meningkatkan tata kelola kepariwisataan kaltim yang profesional dan pro pasar serta meningkatkan daya tarik kepariwisataan kaltim sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke kaltim

Program Pengembangan Destinasi Pariwisata

Terwujudnya destinasi wisata  berbasis ecotourism dan kearifan lokal

Mewujudkan destinasi wisata yang berbasis ecotourism

Program Pengembangan Destinasi Pariwisata

 

Membangun wahana rekreasi bertaraf nasional serta meningkatkan destinasi wisata yang berbasis kearifan lokal

Meningkatnya usaha jasa dan sarana pariwisata

Meningkatkan PDRB sektor pariwisata melalui peningkatan: jumlah usaha pariwisata; jumlah usaha sarana wisata; jumlah pelatihan ekonomi kreatif daerah yang berbasis iptek dan peningkatan kunjungan wisatawan ke kaltim

Program Pengembangan Kemitraan

Meningkatnya kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB

Meningkatnya pengembangan budaya di Kalimantan Timur

Meningkatkan kelestarian budaya kaltim terutama terhadap generasi muda sebagai karakter dan jati diri dan pemersatu bangsa.

Program Nilai Seni, Budaya dan Film

Meningkatnya industri ekonomi kreatif yang berbasis seni dan budaya

Mengembangakan industri ekonomi kreatif yang berbasis seni dan budaya melalui pelatihan pelaku ekonomi kreatif dan peningktan sertifikasi kompetensi usaha pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya

Program Nilai Seni, Budaya dan Film

Meningkatnya akuntabilitas pengelolaan keuangan Disbudpar

Pengelolaan keuangan SKPD dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan azas keadilan, kepatutan, dan manfaat untuk masyarakat

  • Program Peningkatan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
  • Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Meningkatnya akuntabilitas pengelolaan aset dan kepegawaian Disbudpar

Tata kelola aset dan kepegawaian berdasarkan pada kaidah pengelolaan aset dan kepegawaian yang baik (best practice) dan taat pada peraturan perundangan yang berlaku

Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur

Meningkatnya Kapasitas Aparatur

Meningkatkan kapasitas SDM aparatur sesuai kebutuhan organisasi

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

  • Meningkatnya kualitas perencanaan Disbudpar
  • Meningkatnya kinerja Disbudpar

Meningkatkan sistem akuntabilitas kinerja SKPD melalui peningkatan kualitas perencanaan, peningkatan kulitas indikator kinerja, peningkatan kulitas pelaporan, peningkatan pemanfaatan pelaporan, ketepatan waktu penyusunan LAKIP serta peningkatan pencapaian indikator kinerja utama SKPD

  • Program Perencanaan Pembangunan Kebudayaan dan Kepariwisataan
  • Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Meningkatkan penyerapan anggaran dengan menyusun rencana penyerapan yang baik serta memonitor pelaksanaanya secara periodik

Meningkatnya Pelayanan Administrasi Perkantoran

Meningkatkan pelayanan administrasi perkantoran untuk mendukung tugas pokok dan fungsi disbudpar

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran